Esensi Pagi
Pagi adalah waktu terbaik untuk
memulai hari, tidak ada yang lebih merugi dari mereka yang kehilangan
satu-satunya kesempatan menikmati sajian tuhan yang paling murni sembari
mengintipNya meracik takdir kita hari ini.
Problematika sulit bangun pagi memang klasik, begitu beratnya mengangkat kepala kita dari tempat tidur yang sedemikian nyamannya. Rasanya sayang saja harus melewatkan momen mesra kita dengan guling, hangatnya dekapan selimut dan sayup-sayup kipas angin yang membelai mesra, waduh. Ini masalah besar bagi kita-kita yang selama seharian penuh punya banyak aktivitas dan menyita banyak waktu umtuk istirahat, misalnya mahasiswa. Pantang tidur sebelum tugas-tugas kelar ya apalagi kalau deadlinenya musti besok, Jadinya jumlah jam tidur ideal yang katanya harus 7- 8 jam perhari harus di qurbankan, kasihan yah. Jadi wajarlah, tidur memang menjadi surga tersendiri.
Jika diingat-ingat justru berbeda
saat kita masih kecil dulu, selalunya mau begadang saja. Orang tua malah sampai
kewalahan untuk memaksa si kita ini untuk tidur. waktu memang cepat berlalu yah. Sulit bangun pagi, bukan hanya
membuang-buang waktu tapi juga menghambat kita untuk memulai aktivitas
sehari-hari. Duh! Memang perjuangan untuk bangun pagi bukan perkara mudah
apalagi kalau kamu sering tidur larut malam.
Manfaat bangun pagi memang begitu
banyaknya, sehingga berbahagialah orang-orang yang terbiasa bangun pagi.
Umumnya orang-orang yang bangun pagi akan cenderung lebih “sukses” ketimbang
orang yang hoby bangun siang dalam hal kesehatan dan psikologisnya. Jadi tidak
ada salahnya kita untuk mulai membiasakan diri bangun pagi. Seseorang yang
bangun lebih awal akan lebih mudah mengatur dan menyelesaikan aktivitas dengan
mudah tanpa harus rapa-rapa (baca:
tergesa-gesa). Manfaat lain dari bangun pagi diantaranya, baik untuk kesehatan
karena umumnya udara pagi hari masih segar-segarnya, imbasnya akan meningkatkan
kerja otak, memperbaiki mood, memperlancar peredaran darah, dan menyehatkan
paru-paru. Wah ilmiah banget yah.
Intinya jangan sampai melewatkan
indahnya pagi hari, masa iya kita tidur saat malaikat sedang sibuk-sibunya
membagikan rezeky. Malu dong jangan sampai rezeki kita dipatuk ayam yang rajin
bangun pagi. Sebenarnya cara terbaik untuk
bangun awal adalah dengan tidur lebih awal pula, masalahnya yah kita punya
banyak tugas yg harus selesai malam ini. Lantas solusinya bagaimana?
Ingat, tidur yang berkualitas tidak
melulu karena jumlah jamnya. 1-2 jam saja insyaallah sudah cukup untuk membuat
tubuh kita bugar kembali. Artinya fokusnya kita adalah apa-apa yang membantu
kualitas tidur itu. Misalnya, mematikan lampu, minum segelas air putih, mencuci kaki, hingga berdoa sebelum tidur.
Untuk jaga-jaga, tidak apa-apa dengan
memasang alarm namanya juga usaha yah, tapi disarankan untuk tidak menaruh
alarm di tempat yang terjangkau dari tempat tidurmu sebab kalau jaraknya
terlalu dekat biasanya akan muncul godaan untuk memencet tombol snooze. Lebih lebih baik menaruh alarm
agak jauh, jadi kalau alarm sudah berteriak-teriak terpaksa harus bangun
dan berjalan mematikannya, insyaallah kita tidak tidur lagi. Terakhir, yang
paling penting adalah tekad. Bagaimanapun
cara dan usaha yang sudah kita lakukan kalau tidak ada tekad pada diri kita yah
sama saja. Agar kebiasaan bangun itu tidak terasa berat, coba tanamkan
dalam-dalam pada diri kita kenapa harus bangun pagi? Misalnya ingin pola hidup
lebih sehat, ingin memulai hari lebih cepat jadi tidak tergesa-gesa pas bangun
atau yang lainnya. Niatkan baik-baik, sebab niat yang baik akan berbuah hasil
yang baik.
Yuk semangat bangun pagi, semangat
menjadi baik.



Nice guys
ReplyDeleteMantapps๐๐
ReplyDeleteYuhuu semangat bangun pagi!
ReplyDeleteSukses bro
ReplyDeleteMntap
ReplyDeleteMantap ๐
ReplyDeleteSemangat
ReplyDeleteKeren bro :)
ReplyDelete